
Mama: Jadi, kapan kamu ngenalin Mama sama pacarmu, si Siapa itu? Mila?
Kamu: Uhm.. Iya, Ma. Nanti aku ajak ke rumah ya kalau udah waktunya.
Pernah nggak, kamu ada di posisi kayak percakapan di atas? Mamamu udah nggak sabar buat minta dikenalin sama pacarmu, tapi kamunya sendiri masih ragu sama hubungan yang kamu punya sama si dia.
Belum lagi sudah semakin dekat dengan hari raya Lebaran. Keluargamu juga kepo dan nggak sabar untuk bertemu dengan kekasih hatimu itu. Yah, walaupun udah lumayan lama menjalin hubungannya, tapi ada satu hal yang bikin kamu berpikir dua kali soal sosok calon istrimu di masa depan ini. Dia ini matre atau memang realistis ya perkara keuangan?
Nah, kali ini Hipwee mau ngasih tahu kamu nih tentang perbedaan sebenernya apa sih bedanya yang memang dasarnya matre dan sayang uangmu atau yang benar-benar realistis.
1. Matre itu soal mencari jalan mudah untuk mendapat keinginan dengan instan. Maunya semua keturutan

Yang, kemarin aku liat ada tas lucu banget. Tapi kayaknya gaji aku bulan ini enggak bisa dipake beli deh. Sedih aku.
Kode seperti ini, kadang-kadang bikin cowok deg-degan. Di satu sisi, kamu nggak mau pasangan sedih atau malah berantem di ujungnya. Di sisi lain, sayang uangnya karena baru beberapa minggu lalu beli barang serupa. Nah, kalau menurutmu hal itu nggak perlu. Di sini kamu sebagai cowok, harus bisa menjelaskan dengan baik alasannya.
Kalau pasanganmu justru malah ngambek atau marah, hmm.. Coba pikir lagi, di mana yang salah? Apakah caramu menjelaskan, atau memang dia yang ambekan? Kalau yang kedua, mending kamu coba pikirin lagi, keinginanmu mengenalkan dia ke Mama saat lebaran nanti.
2. Dia yang realistis nggak akan asal bilang buat minta sesuatu. Dia akan berusaha sendiri sekuat tenaga dulu

Cukup berbanding terbalik dengan tipe wanita materialistis, dia yang realistis nggak akan merengek berhari-hari untuk dituruti keinginannya. Bahkan, dia tahu tidak mudah memang buat memiliki sebuah gadget iPhone 7 yang sudah diidamkan sejak lama. Atau Apple Watch yang selama ini cuma mentok bisa dipegang-pegang saja saat mampir ke gerai resminya.
Kamu patut bersyukur jika dia hanya sekadar mengajakmu diskusi mengenai barang idamannya ini setelahnya. untuk dapat barang-barang kekinian, kamu akan mengangguk setuju dan makin yakin dengannya.
Yap benar, Cornetto es krim cone ini sedang bagi-bagi banyak gadget yang pasti sudah lama kamu idamkan. Se-simple cari kode unik saja, tanpa perlu menodong berjuta-juta ke pasangan. Wah, kamu akan dibuat yakin jika dia memang sosok yang kamu cari dan menyayangimu tanpa minta yang macam-macam.
3. Realistis adalah tentang menuntut pasangan dengan dorongan untuk dapat yang terbaik di masa depan

Yang, pokoknya kalau udah nikah nanti, aku nggak mau anak-anak aku susah. Harus sekolah di sekolah yang bagus.
Nggak ada yang lebih menakutkan buat cowok-cowok usia tanggung selain omongan pasangan soal pernikahan. Ditambah lagi dengan tuntutan-tuntutan setelah pernikahan. Bawaannya pengen teriak di depan mukanya IYA, TAU KOK. TAU!!
Tapi jangan salah, mungkin saja dengan pembicaraan-pembicaraan seperti itu, pasanganmu justru berusaha mencambukmu dengan realitas bahwa sekolah dewasa ini memang mahal. Semua serba mahal, jadi kamu harus bekerja lebih keras.
Berbahagialah kamu yang hidup berdampingan dengan pasangan realistis, karena selain menuntut ini dan itu. Dia juga tidak segan untuk mendorongmu dari belakang di saat kamu sedang kepayahan, mau ikut menunggu dan berhenti ketika kamu kelelahan. Menarikmu naik ketika kamu jatuh dan termakan kekalahan, bukan sekedar menuntut terus-terusan.
4. Menjadi matre sering kali disadari tapi ditutupi dengan dalih kita tuh realistis

Banyak dari cewek percaya, menjadi matre bukanlah sebuah kesalahan. Menuntut ini itu tanpa mau tahu, ingin ini dan itu tak peduli bagaimanapun caranya.
Kamu kan cowok, tanggung jawab dong. Masa kamu beliin aku ini aja nggak bisa? Gimana mau hidup sama-sama nantinya?
Dengan dalih menjadi realistis, banyak cewek yang menuntut pasangannya menjadi pasangan ideal menurut mereka yang bisa memberikan apa saja dengan bagaimana pun caranya. Membuatmu berhutang sana sini cuma demi gaya dan feed instagramyang memesona!
Mending udah deh, usaha sekeras apapun darimu, nggak akan berarti apa-apa kalau keinginannya nggak kesampaian. Usahamu, lebih pantas untuk dia yang mau mengusahakan sama-sama.
5. Si dia yang realistis beneran akan bilang, ayo ditabung, buat beli ini dan itu tanpa ada niatan menyetirmu

Punya pasangan yang memanjat dari bawah sama-sama, bakal lebih menyenangkan daripada punya pasangan yang kamu lihat pas sudah di atas. Karena dengan begitu, kamu tahu bagaimana sifat aslinya ketika susah.
Kebayang nggak semangatnya, ketika membicarakan mimpi dan hal menyenangkan lainnya, dia tiba-tiba bilang…
Yang, ayo kita tabung gaji kita sama-sama. Biar nikah nanti pusing karena deg-degan aja, bukan karena uang juga.
Tentunya, dia nggak akan menyetirmu juga untuk menuruti semua kemauannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar